Hadir di Tengah Masyarakat, Bapperida Sigi Bantu Identifikasi Kebutuhan Korban Gempa
Sigi, 21 Juni 2026 — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sigi turut mendampingi Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, dalam kegiatan peninjauan sekaligus penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Desa Lembantongoa dan Desa Sarumana, Kecamatan Palolo, pada Minggu (21/06/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sigi, Halwiah Rizal, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, serta sejumlah perangkat daerah terkait. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sigi untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak gempa tetap menjadi perhatian utama dalam proses penanganan pascabencana.
Selain menyerahkan bantuan kepada warga yang berada di lokasi pengungsian, rombongan juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai kebutuhan mendesak yang masih diperlukan. Melalui komunikasi yang terbuka dan penuh keakraban, pemerintah berupaya memperoleh gambaran kondisi riil di lapangan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan langkah-langkah penanganan dan pemulihan pascabencana yang lebih tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak melalui interaksi dan kegiatan yang bertujuan mengurangi dampak psikologis akibat bencana. Pendekatan humanis tersebut diharapkan dapat membantu memulihkan semangat dan optimisme masyarakat dalam menghadapi situasi pascagempa.
Sebagai perangkat daerah yang memiliki peran dalam perencanaan pembangunan, Bapperida Kabupaten Sigi turut mendukung proses identifikasi kebutuhan masyarakat dan koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan wilayah terdampak. Data dan informasi yang diperoleh dari lapangan akan menjadi bahan penting dalam perencanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Melalui kolaborasi seluruh pihak serta semangat gotong royong, diharapkan proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas secara normal.